LANTAI KAYU PARKET
Mau Pakai Lantai Parket? Harap Kenali terlebih dulu kelebihan dan kekurangannya...
Selain keramik dan marmer (granit tile), material parket lantai juga kerap digunakan pada lantai rumah.
Parket adalah lantai kayu yang umumnya diterapkan pada lantai dengan tujuan untuk meningkatkan estetika bangunan, khususnya pada bagian dalam (interior) bangunan.
Selain karena estetika, menggunakan Lantai kayu parket juga bisa memberikan dampak positif pada kesehatan penghuninya. Parket bisa mengurangi pengaruh Volatile Organic Compounds (VOC) yang berada di dalam ruangan.
“VOC” merupakan senyawa organik yang memiliki tekanan uap yang sangat tinggi dan sangat mudah menguap pada temperatur dan tekanan ruang. Salah satu senyawa seperti methana dan non-methana dapat membahayakan kesehatan yang bersifat karsinogen dan beracun.
Tidak hanya itu, menggunakan parket selain terlihat bersih, Anda juga akan terasa nyaman untuk berjalan dan duduk di atasnya.
Parket dibagi menjadi dua jenis parket yakni parket yang terbuat dari kayu solid dan parket yang terbuat dari kayu laminated (sintesis). Agar lebih jelasnya kami akan menjelaskan kelebihan dan kekurangan parket dari kedua material tersebut:
Kelebihan parket dari kayu solid
Lantai parket dengan bahan kayu solid mempunyai penampilan yang lebih bagus atau menarik karena langsung dari pohon dan untuk keawetan lebih baik dari pada jenis parket laminate.
Kekurangan parket dari kayu solid
Kelemahan parket kayu solid adalah relatif rawan terhadap kelembapan karena masih bisa memuai dan menyusut. Harga lantai kayu solid lebih mahal di bandingkan dengan Lantai Kayu Lainnya.
Karena lantai parket terbuat dari bahan kayu solid, maka jumlahnya relatif lebih sedikit atau terbatas dan harganya relatif lebih tinggi atau mahal dibandingkan lantai parket dengan bahan kayu sintetis atau laminate.
Kelebihan parket dari kayu laminated
Lantai parket laminate yang berasal dari kayu sintetis atau kayu laminated mempunyai penampilan yang bagus, karena lapisan atasnya masih menggunakan lapisan kayu (veneer). Hal ini membuatnya terlihat seperti lantai kayu solid.
Harga lantai parket pun relatif lebih murah dibandingkan dengan parket berasal dari kayu solid.
Kekurangan parket dari kayu laminated
Kelemahan lantai motif kayu berbahan sintetis atau laminated, keawetannya tidak sebagus lantai kayu solid. Parket dari kayu sintetis atau laminated juga sangat rawan dengan kelembapan. Karena kekuatannya relatif dibawah dari kualitas lantai kayu solid.
Jadi wajar saja jika parket dari kayu sintetis atau laminate rawan terhadap serangan rayap.
Syarat menerapkan parket pada lantai
Sebelum mengaplikasikan lantai kayu parket sebaiknya diperhatikan kebersihan lantai dasarnya, untuk memastikan lantai parketnya tidak lembab dan keropos dikemudian hari.
Diantara lantai dasar (floor) dan lantai parket diberikan lapisan underlayer berbahan seperti plastik tipis atau foam.
Fungsi Dari plastik tipis atau foam bertujuan agar menahan uap air Dari lantai floor naik ke atas lantai parket. Lantai parket harus direkatkan dengan bahan berbahan dasar yang sama dengan lantai parketnya, biasanya disebut stairnosing.
Sementara lantai motif kayu berbahan kayu sintetis atau parket laminate, harga lantai parket lebih ekonomis hanya berkisar Rp125 ribu sampai dengan Rp250 ribu per meter persegi.
Penerapan parket motif kayu juga bisa menjadi pilihan material lantai yang unik untuk rumah menimalis Anda. Jadi, selamat mencoba!
Diantara lantai dasar (floor) dan lantai parket diberikan lapisan underlayer berbahan seperti plastik tipis atau foam.
Fungsi Dari plastik tipis atau foam bertujuan agar menahan uap air Dari lantai floor naik ke atas lantai parket. Lantai parket harus direkatkan dengan bahan berbahan dasar yang sama dengan lantai parketnya, biasanya disebut stairnosing.
Anda dapat mengkombinasikan motif pada lantai kayu parket sehingga tampak seperti puzzle
Analisis pertimbangan harga parket
Harga lantai kayu berbahan kayu solid sekitar Rp 200ribu - Rp 600ribu per meter persegi. Harga tersebut tergantung jenis bahan kayunya. Umumnya kayu yang digunakan jenis kayu Jati, Merbau, sonokeling dan ulin.
Harga lantai kayu berbahan kayu solid sekitar Rp 200ribu - Rp 600ribu per meter persegi. Harga tersebut tergantung jenis bahan kayunya. Umumnya kayu yang digunakan jenis kayu Jati, Merbau, sonokeling dan ulin.
Sementara lantai motif kayu berbahan kayu sintetis atau parket laminate, harga lantai parket lebih ekonomis hanya berkisar Rp125 ribu sampai dengan Rp250 ribu per meter persegi.
Penerapan parket motif kayu juga bisa menjadi pilihan material lantai yang unik untuk rumah menimalis Anda. Jadi, selamat mencoba!



